Abstract :
Saat ini pemeliharaan peralatan garment mulai menjadi perhatian perusahaan yang bergerak dalam industri garment untuk dapat mempertahankan kualitas produksi. Kualitas produksi yang dimaksudkan adalah mutu dari pakaian jadi yang diekspor mampu memenuhi permintaan dengan mengontrol kendala-kendala teknis dan non teknis. Kendala teknis dan non teknis peralatan garment sangat mempengaruhi pencapaian tujuan tersebut. Misalnya kesiapan peralatan garment, dalam hal ini adalah kondisi mesin jahit yang digunakan dalam proses produksi.
Perusahaan harus memperhatikan sistem pemeliharaan peralatannya dan biaya yang diinvestasikan pada peralatan garment untuk menanggulangi masalah tersebut. Perusahaan dalam memperhatikan sistem pemeliharaan peralatan dan biaya yang diinvestasikan memerlukan sistem yang dapat mengevaluasi biaya pada pemeliharaan peralatan garment. Oleh karena itu, proses evaluasi biaya sangat penting dilakukan.
Dengan evaluasi biaya, pihak perusahaan, dalam hal ini pihak manajemen dapat mengontrol kondisi dan kelayakan dari peralatan. Untuk itu digunakan model simulasi dan model analisa investasi. Dengan model ini dapat mengetahui peralatan tersebut masih dapat dipertahankan atau diganti. Selain itu juga, dengan model ini dapat menghasilkan present value untuk tiap peralatan.
Dalam Tugas Akhir ini, present value yang dibandingkan dengan harga unit baru peralatan tersebut dapat digunakan oleh decision maker sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan sehingga proses pengambilan keputusan tejadi dalam waktu yang lebih cepat.