Abstract :
UD Dua Putri adalah sebuah agen sembako yang didirikan pada tahun 2019. Perusahaan ini menghadapi masalah dalam proses pengendalian persediaan, terutama terkait dengan kejadian kehabisan stok (out of stock) secara berulang karena kurangnya konsep pengendalian persediaan yang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, solusinya adalah dengan menerapkan metode Min-Max ke dalam sebuah aplikasi agar dapat menentukan level persediaan aman (safety stock) dan menentukan waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Min-Max dalam pengendalian persediaan melalui aplikasi berbasis website telah berhasil. Dengan menerapkan metode Min-Max pada aplikasi pengendalian inventori ini, hasil pengujian perhitungan dalam aplikasi menunjukkan bahwa jumlah persediaan kosong (out of stock) berhasil dikurangi yang awalnya dari 6% out of stock dari 1095 transaksi dalam 1 tahun menjadi 0%. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi tersebut efektif dalam mengelola persediaan dan mengurangi risiko kekurangan stok.