Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan green accounting
terhadap kinerja perusahaaan sektor manufaktur. Green accounting diukur dengan
environmental cost dan environmental performance yang merupakan variabel
independen dalam penelitian ini. Sedangkan kinerja perusahaan diukur dengan
financial performance yang diproksikan dengan ROA dan nilai perusahaan yang
diproksikan dengan PER. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur
yang menjadi peserta PROPER dan terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI)
periode 2014 ? 2019. Penelitian ini menggunakan analisis regeresi berganda untuk
menguji hipotesis tersebut. Sampel pada penelitian ini menggunakan metode
purposive sampling untuk mendapatkan 120 sampel perusahaan sektor
manufaktur. Hasil persamaan pertama pada penelitian ini menunjukan bahwa
environmental cost tidak memiliki pengaruh terhadap financial performance dan
environmental performance memiliki pengaruh yang positif terhadap financial
performance. Sedangkan hasil persamaan kedua pada penelitian ini menunjukan
bahwa environmental cost memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan
dan environmental performance memiliki pengaruh negatif terhadap nilai
perusahaan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian
terhadap sektor lain yang ada di BEI dengan periode terbaru agar hasil yang
diperoleh dapat memberikan gambaran penerapan green accounting pada setiap
sektor perusahaan yang berbeda dan mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Kata Kunci : Green Accounting, Environmental Cost, Environmental
Performance, Financial Performance, PROPER, Leverage, Ukuran Perusahaan