Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh loan deposit ratio, liquidity reserve requirement ratio, dan financial leverage terhadap indikasi praktik window dressing pada perbankan Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Studi ini menggunakan data dari 57 perusahaan perbankan yang terdaftar pada tiga bursa saham tiap negara. Studi ini juga menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan bentuk komparasi yang bertujuan untuk membandingkan hasil antara periode sebelum Pandemi Covid-19 (2016-2019) dengan periode semasa Pandemi Covid-19 (2019-2020), serta untuk membandingkan hasil masing-masing negara. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang berbeda-beda bagi tiap negara dan tiap periodenya. Hasil penelitian ini memberikan implikasi kepada manajer, investor, dan regulator bahwa praktik window dressing merupakan permasalahan yang perlu diperhatikan dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan.
Kata Kunci : Window Dressing, Loan Deposit Ratio, Liquidity Reserve Requirement Ratio, Financial Leverage, Pandemi Covid-19