Abstract :
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh kepemilikan
institusional, kepemilikan manajerial, ukuran dewan direksi, dan ukuran komite
audit terhadap manajemen laba dengan financial distress sebagai variabel
intervening. Populasi dalam penelitian adalah Badan Usaha Milik Negara yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 ? 2021 dengan jumlah 20
perusahaan. Teknik purposive sampling digunakan dalam menarik sampel
penelitian sehingga mendapatkan 11 perusahaan. Teknik pengolahan dan analisis
data menggunakan analisis jalur dan uji t dengan alat analisis IBM SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan ukuran dewan
direksi tidak berpengaruh terhadap financial distress. Kepemilikan manajerial
berpengaruh negatif terhadap financial distress dan ukuran komite audit
berpengaruh positif terhadap financial distress. Financial distress berpengaruh
terhadap manajemen laba dan tidak mampu memediasi pengaruh kepemilikan
institusional, kepemilikan manajerial, ukuran dewan direksi dam ukuran komite
audit terhadap manajemen laba.
Implikasi manajerial dalam penelitian yaitu perlunya meningkatkan good corporate
governance sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kata Kunci: Good Corporate Governance, Financial Distress, Manajemen Laba