Abstract :
Penelitian ini merupakan replikasi model dari penelitian terdahulu yaitu (Dwidienawati et al., 2020). Replikasi model ini dilakukan dengan menambahkan dua (2) konstruk tambahan yaitu statisfaction dan perceived value dengan objek yang berbeda yaitu pada English Today Jakarta. Pelanggan potensial biasanya mengumpulkan informasi yang berguna dan melakukan perbandingan sebelum mempertimbangkan pembelian. Electronic word-of-mouth (eWOM) dianggap sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan. Customer review dan influencer review dapat dianggap sebagai eWOM. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan mana yang lebih berpengaruh dari kedua ulasan tersebut. Penelitian ini menggunakan 100 responden yang akan dibagi menjadi dua (2), lima puluh (50) influencer review dan lima puluh (50) customer review yang berusia 17-40 tahun, yang merupakan siswa English Today Jakarta itu sendiri dengan domisili Jabodetabek. Metode penelitian yang dilakukan merupakan purposive sampling dengan teknik pengolahan data PLS-SEM yang didukung oleh software SmartPLS 3.0 dengan menggunakan outer dan inner model. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konstruk trust, statisfaction, dan perceived value pada influencer review lebih mendominasi terhadap purchase intention dari pada customer review. Di sisi lain konstruk statisfaction pada customer review tidak terbukti.
Kata Kunci : Influencer Review, Customer Review, Trust, Statisfaction, Perceived Value, Purchase intention, English Today Jakarta.