Abstract :
Bagi setiap koperasi syariah yang memiliki sistem tata kelola, kepatuhan
syariah, dan tanggung jawab sosial, maka akan berpengaruh besar terhadap rencana
pertumbuhan usahanya baik secara parsial maupun simultan, serta memiliki
dampak yang jelas terhadap keberlangsungan usahanya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey
deskriptif dan eksplanatori dengan pengambilan sampel adalah probability
sampling meliputi teknik proportionate stratified random sampling dan cluster
sampling, dan menggunakan metode analisis data SEM (Structural Equation
Modeling) dengan tool analisis data Lisrel 8.80.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa secara parsial, tata kelola
sehat yang direfeksikan oleh dimensi independen ternyata berpengaruh positif dan
paling dominan terhadap pertumbuhan usaha. Variabel pertumbuhan usaha yang
direfleksikan oleh pelayanan operasional ternyata paling dominan dalam
mempengaruhi keberlanjutan usaha koperasi syariah.
Faktor lain yang juga turut memberikan andil pengaruh pertumbuhan usaha
pada dimensi kepatuhan syariah adalah keberadaan unit Dewan Pengawas Syariah
yang efektif seperti melaksanakan pembinaan dan pendidikan tentang aspek syariah
kepada anggota dan karyawan.
Secara keseluruhan dan serentak, variabel tata kelola sehat, kepatuhan
syariah, tanggung jawab sosial, dan pertumbuhan usaha ternyata berpengaruh
signifikan terhadap keberlanjutan usaha. Dengan demikian, pertumbuhan usaha
merupakan variabel full intervening yang berpengaruh signifikan terhadap
keberlanjutan usaha koperasi syariah. Secara implikasi manajerial hasil penelitian
ini adalah keberlanjutan usaha koperasi syariah yang direfleksikan oleh dimensi
volume usaha akan mampu ditingkatkan apabila koperasi syariah mampu
meningkatkan pertumbuhan usaha yang direfleksikan oleh pelayanan operasional.
Kata Kunci: Tata Kelola, Kepatuhan Syariah, Tanggung Jawab Sosial,
Pertumbuhan Usaha, dan Keberlanjutan Usaha