Abstract :
Dunia pada umumnya, dan Indonesia pada khususnya memasuki era industri baru yang
ditandai oleh era digitalisasi di berbagai sektor kehidupan. Para ahli menyebut ini
adalah era revolusi industri 4.0. dalam survei yang dilakukan oleh forum ekonomi
Dunia pada tahun 2018 terdapat empat teknologi yang akan mendominasi pada tahun
2018 hingga 2022, internet kecepatan tinggi, kecerdasan buatan, analisa big data dan
teknologi penyimpanan cloud. Dari penjelasan di atas, salah satu industri yang
berdampak adalah industri telekomunikasi. Sumber daya manusia sangat penting bagi
perusahaan untuk menghadapi revolusi industri 4.0. jika karyawan memiliki kinerja
yang baik maka akan berdampak pada perusahaan untuk maju. Terdapat banyak faktor
yang mempengaruhi kinerja karyawan, seperti kreativitas, job resourcefulness,
komitmen afektif, dan kepemimpinan otentik
Penelitian ini fokus pada salah satu perusahaan telekomunikasi dengan izin layanan
telepon tetap di Indonesia dengan nama PT. ABC. Total populasi dan sampel dalam
penelitian ini adalah 70 karyawan. Teknik analisis yang digunakan adalah pemodelan
persamaan terstruktur (SEM) dengan alat penelitian partial least square.
Hasil dari penelitian ini adalah (1) kepemimpinan otentik tidak mempengaruhi
komitmen afektif, (2) kepemimpinan otentik tidak mempengaruhi kreativitas, (3)
kepemimpinan otentik berpengaruh positif signifikan terhadap sumber daya kerja, (4)
komitmen afektif tidak mempengaruhi kreativitas, (5) akal kerja mempengaruhi
kreativitas, (6) job resourcefulness tidak mempengaruhi kinerja karyawan, dan (7)
kreativitas berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.
Kata kunci: sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan otentik, komitmen afektif,
sumber daya pekerjaan, kreativitas, kinerja karyawan