Abstract :
Penelitian ini ingin menguji pengaruh ukuran, leverage, pertumbuhan
penjualan, total komisaris independen dan total komite audit terhadap
pengungkapan risiko perusahaan.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
purposive sampling, dengan kriteria tertentu adalah: (1) Perusahaan Properti &
Real Estat yang telah terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (2)
Perusahaan Properti & Real Estate yang telah menerbitkan laporan tahunan di
tahun 2011 sampai 2016 pada situs web BEI (www.idx.co.id), yang datanya
lengkap dan relevan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data telah terpenuhi secara uji asumsi
klasik, seperti: tidak ada multikolinearitas, heteroskedastisitas dan terdistribusi
normal. Dari analisis regresi, didapatkan bahwa leverage dan ukuran komisaris
independen positif dan signifikan dengan risk corporate disclosure, sedangkan
ukuran, pertumbuhan penjualan, dan total komite audit tidak signifikan
terhadap risk corporate disclosure.
Kata kunci: Pengungkapan Risiko, Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Risiko,
Teori Agensi, Teori Organisasi, Teori Neoklasik.