Abstract :
Perbankan merupakan salah satu unsur dari lembaga keuangan yang
strategis yang berperan dalam pembangunan. Dalam lingkup usaha dan
pengelolaannya, perbankan tidak lepas dari adanya risiko ? risiko. Risiko tersebut
dapat berasal dari dalam maupun luar perusahaan, sehingga perlunya peningkatan
dalam membangun faktor pengawasan terhadap setiap proses kredit yang
diberikan dalam menghasilkan kredit yang berkualitas yang berfokus pada
penerapan manajemen risiko, kepatuhan (compliance) dan audit internal. Metode
penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda, responden pada
penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
wilayah Jabodetabek yang menjabat sebagai manajer perkreditan, kepala unit dan
staff ? staff yang berada pada posisi pemeroses kredit dan pengambil keputusan
pemberian kredit. Jumlah seluruh responden dalam penelitian ini adalah 112
orang yang telah mengisi dan mengembalikan kuesioner. Penelitian ini melakukan
analisis penilaian terhadap variable bebas yaitu Manajemen Risiko, Kepatuhan
(compliance) dan Audit Internal, untuk variable terikat yaitu Kualitas Keputusan
Pemberian Kredit. Pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi
SPSS21. Berdasarkan hasil pengolahan data Variabel Penerapan Manajemen
Risiko mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan
Pemberian Kredit, Variabel Penerapan Kepatuhan Perbankan mempunyai
pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Pemberian Kredit dan
Variabel Penerapan Audit Internal mempunyai pengaruh yang positif dan
signifikan terhadap Keputusan Pemberian Kredit.
Keywords: Manajemen Risiko, Kepatuhan (compliance), Audit Internal and
Kualitas Keputusan Pemberian Kredit.