Abstract :
Dunia bisnis di Sektor Jasa Konstruksi mempunyai banyak risiko baik internal
maupun eksternal sehingga diperlukan strategi yang tepat untuk stabil dan
bertumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh Good
Corporate Governance dan Risiko Operasional terhadap Nilai Perusahaan terhadap
perusahaan terbuka yang bergerak pada sektor konstruksi pada periode 2017 - 2013
. Pengaruh GCG yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menguji
mekanisme tata kelola perusahaan yaitu Keberadaan Komite Audit yang memenuhi
standar minimum anggota, Komposisi Komisaris Independen, dan Kepemilikan
Institusional dan Risiko Operasional sebagai variabel bebas serta 2 variabel kontrol
yaitu Leverage dan Size.
Sampel yang di ambil adalah dengan cara purposive sampling, data yang
digunakan adalah data sekunder yaitu Annual Report dari 12 perusahaan yang di
jadikan populasi dan metode yang digunakan adalah dengan analisa regresi
berganda untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini.
Penelitian ini mempunyai 6 hipotesis yang diuji dan hasil dari pengujian
tersebut adalah tidak terdapat pengaruh signifikan mekanisme GCG terhadap nilai
perusahaan konstruksi, tetapi Risiko operasional berpengaruh signifikan terhadap
nilai perusahaan konstruksi, demikian juga dengan kedua variabel kontrol nya
Leverage an Size berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci : Nilai Perusahaan, Good Corporate Governance, Operational Risk,
Leverage, dan Size