Abstract :
Dalam beberapa dekade terakhir, kondisi persaingan perusahaan yang
cukup ketat dan semakin besar perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya,
perusahaan dihadapkan pada berbagai kondisi yang berpotensi dapat
mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan dalam mencapai tujuannya. Kondisi
potensial ini dapat berkembang menjadi risiko masa depan di masa depan menjadi
faktor positif untuk meningkatkan perusahaan atau menjadi risiko yang nantinya
akan menurunkan operasi perusahaan. Jumlah kasus kegagalan Perseroan terkait
dengan kegagalan pengelolaan risiko baik di dalam maupun di luar negeri selalu
menjadi hal penting yang setiap perusahaan sadari saat ini. Perusahaan yang
mampu mencapai tujuan perusahaan saat ini dan mampu mempersiapkan diri
untuk mencapai tujuan jangka panjang atau tujuan yang baik dapat dianggap
sebagai perusahaan yang berkinerja baik. Oleh karena itu, untuk menghindari
adanya kasus serupa dalam suatu organisasi atau perusahaan diperlukan
Manajemen Risiko yang baik. manajemen risiko dengan pendekatan terpadu yang
sistematis yaitu Enterprise Risk Management. Lam (2007) juga menjelaskan komponen penting dalam manajemen risiko adalah Good Corporate Governance
(GCG).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Implementasi
Manajemen Risiko yang didukung oleh Hubungan Good Corporate Governance
dengan ERM (Enterprise Risk Management). Metodologi ini berpusat pada tata
kelola risiko sebagai cara bagi banyak organisasi untuk memperbaiki praktik
manajemen risiko mereka (RM) dari sudut pandang etika berdasarkan tanggung
jawab dan dalam memenuhi tugas seseorang dalam organisasi. Metodologi
penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif dan Studi Kasus pada perusahaan yang
bergerak di bidang otomotif PT. XYZ Tbk. Dalam penelitian ini, tingkat
kematangan implementasi manajemen risiko yang berjalan di PT. XYZ Tbk masih
dalam tahap "Kebiasaan" dan "Manajemen Risiko Terintegrasi" dan perlu
ditingkatkan agar penerapan manajemen risiko berada di Tahap "Budaya" /
Budaya Manajemen Risiko Perusahaan Terpadu. Kesimpulan dalam penelitian ini
adalah Penerapan Manajemen Risiko saat ini di PT XYZ Tbk yang didukung oleh
hubungan GCG dan ERM masih perlu perbaikan. Pada saat ini penerapan
manajemen risiko yang mengacu pada prinsip-prinsip GCG perlu ditingkatkan
dari yang ada saat ini oleh perusahaan karena jika perusahaan telah menerapkan
prinsip manajemen risiko dengan prinsip-prinsip good corporate governance
dengan baik maka perusahaan dapat mengelola risikonya dengan baik karena
Good Tata Kelola Perusahaan merupakan dasar penerapan manajemen risiko. Kata Kunci : Good Corporate Governance, Enterprise Risk Management,
Manajemen Risiko, Industri Otomotif.