Abstract :
Berlatar belakang meningkatnya rasio NPF Bank Umum Syariah di
Indonesia Pada 2 (dua tahun) terakhir dari batas maksimum yang telah
ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar 5%, Tesis ini disusun dengan tujuan
untuk mengetahui signifikansi pengaruh faktor-faktor internal dan eksternal
bank terhadap NPF Bank Umum Syariah di Indonesia.
Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif kuantitatif, yaitu untuk menggambarkan sebagaimana adanya
kondisi-kondisi, masalah, keadaan, dan fakta-fakta yang terjadi pada objek
penelitian. Objek penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia
dengan periode penelitian 8 kuartal dari Kuartal 1 2014 hingga Kuartal 4
tahun 2015. Data yang digunakan adalah data laporan publikasi per triwulan
tiap-tiap Bank Umum Syariah. Estimasi model yang digunakan adalah regresi
data panel menggunakan Fixed Effect.
Hasil penelitian ini menunjukkan, Pertama, Tingkat Gross Domestic
Product (GDP) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap variabel
dependen NPF. Kedua, Tingkat Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap variabel dependen NPF. Ketiga, Rasio FDR berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap variabel dependen NPF. Keempat, Rasio BOPO
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel dependen NPF. Kelima,
Rasio ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel dependen
NPF. Keenam, GDP, Inflasi, FDR, BOPO, dan ROA secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai Adjusted R2 sebesar
90.93%.
Kata kunci : Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional, Financing
to Deposit Ratio, Gross Domestic Product, Inflasi, Non
Performing Financing, Return on Asset.