Abstract :
Dalam kondisi ekonomi yang penuh dengan ketidakpastian dan tingkat suku bunga
yang cenderung rendah pada tahun 2017 ini, sulit bagi investor pemula, dana pensiun,
yayasan kesejahteraan karyawan serta lembaga keuangan sejenis dalam mengelola
investasi untuk mendapatkan imbal bagi hasil (yield) ataupun untuk memenuhi nilai
aktuaria yang ditetapkan oleh stake holder. Kondisi demikian mendorong investor untuk
mencari alternatif investasi selain deposito.
Alternatif pilihan investor akan tertuju pada investasi di pasar modal, antara lain
berupa saham, obligasi Pemerintah, obligasi swasta, dan yang lainnya dan juga investasi
di pasar uang. Namun demikian, apabila investor tidak memiliki banyak waktu, keahlian
dan pengetahuan yang cukup untuk berinvestasi di pasar modal namun tertarik untuk
berinvestasi pada pasar modal maka mereka dapat melakukan investasi pada produk
Reksa Dana (mutual fund) yang ditawarkan oleh Manajer Investasi (MI). Pertimbangan
lain dalam memilih investasi pada Reksa Dana adalah karena keuntungannya cukup
banyak antara lain; dikelola oleh ahlinya, investasi yang terjangkau, risiko yang minimal,
terjaganya likuiditas, dan transparansi. Tahap pertama yang harus dilakukan oleh investor apabila berinvestasi pada Reksa
Dana adalah memilih jenis Reksa Dana apa yang akan dipilih. Pemilihan jenis Reksa
Dana ini disesuaikan dengan risk appetite investor serta tujuan investasi dari investor itu
sendiri. Langkah investor selanjutnya adalah memilih produk Reksa Dana yang tersedia
di pasar, untuk hal ini investor perlu mengetahui profil kinerjanya masing-masing Reksa
Dana. Penelitian ini diharapkan akan dapat memberikan jawaban dan edukasi kepada
calon investor tentang bagaimana cara memilih produk Reksa Dana yang baik, Reksa
Dana yang konsisten memberikan kinerja yang optimal dengan tingkat risiko yang dapat
diterima investor.
Menentukan Reksa Dana yang memiliki kinerja terbaik (keseimbangan risk and
return approach) dengan menggunakan metode Sharpe Ratio (Reward to Variability
Ratio/ RVAR) dan pertumbuhan Unit Penyertaan (UP) Reksa Dana yang dijadikan
indikator besarnya kepercayaan investor terhadap produk Reksa Dana. Selanjutnya akan
dilakukan pengujian konsistensi kinerja Reksa Dana terbaik dengan benchmarknya
masing-masing menggunakan indikator Information Ratio. Pada bagian akhir akan
diberikan tips dalam memilih jenis Reksa Dana dan Manajer Investasi yang terbaik,
sesuai dengan kebutuhan investor dan yang senantiasa konsisten memberikan imbal hasil
optimal.