Abstract :
Penelitian ini mencoba untuk menginvestigasi faktor-faktor yang
berpengaruh secara positif terhadap financial distress pada perusahaan
manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia dengan periode penelitian 2014 ? 2018 yang berjumlah 13 Perusahaan
yang didapatkan dari teknik purposive sampling dalam penentuan sampel
perusahaan dengan menggunakan variabel independen rasio aktivitas yang
diproksikan dengan total assets turnover, working capital turnover, fixed assets
turnover, inventory turnover, dan account receivable turnover. Analisis data
menggunakan model analisis regresi logistik dengan data laporan keuangan
diperoleh dengan mengakses website Bursa Efek Indonesia dan juga website
perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa rasio aktivitas yang diproksikan oleh oleh working capital
turnover, fixed assets turnover, dan account receivable turnover berpengaruh
positif terhadap kondisi financial distress suatu perusahaan sedangkan rasio
aktivitas yang diproksikan oleh total assets turnover dan inventory turnover
berpengaruh negatif terhadap kondisi financial distress.
Kata Kunci : financial distress, interest coverage ratio, total asset turnover,
working capital turnover, fixed assets turnover, inventory
turnover, account receivable turnover