Institusion
STIE Indonesia Banking School
Author
Irawan, Nabbila P. Shabrina
Subject
HD28 Management. Industrial Management
Datestamp
2024-01-31 09:29:16
Abstract :
Kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan dengan berjalannya waktu dari efek
produksi pakaian secara massal dan minimnya atensi terhadap kesejahteraan buruh pabrik
penyedia garmen memunculkan konsep slow fashion sebagai salah satu solusi mengatasi
kedua kondisi tersebut. Keputusan konsumen untuk memilih mengkonsumsi produk dari
merek dengan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesejahteraan sumber daya
manusia didasari oleh hubungan yang tercipta antara konsumen dan merek, Penelitian ini
dilakukan bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari Value Co-creation,
Social Media Marketing Activities, Brand Self-connection, Brand Image, Brand Engagement
in Self-concept, Brand Loyalty, dan Positive Word-of-mouth pada tren konsumerisme merek
pakaian slow fashion. Penelitian ini memiliki tujuh variabel yaitu Value Co-creation, Social
Media Marketing Activities, Brand Self-connection, Brand Image, Brand Engagement in
Self-concept, Brand Loyalty, dan Positive Word-of-mouth. Sampel penelitian ini antara lain
adalah konsumen muda yang mengikuti tren pakaian slow fashion dan pernah membeli
merek pakaian slow fashion yang bertempat tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang,
dan Bekasi. Convenience sampling digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian yang
digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan melakukan survei
terhadap 68 responden yang menerapkan tren slow fashion. Pengumpulan data dilakukan
pada bulan Januari hingga Maret 2023, dan diolah dengan menggunakan Structural Equation
Model Partial Least Square (SEM PLS) Versi 3. Convenience sampling digunakan dalam
penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Aktivitas Pemasaran Media
Sosial dan Hubungan Diri Merek berpengaruh positif secara signifikan terhadap Keterlibatan
Merek pada Konsep Diri. Keterlibatan Merek pada Konsep Diri juga dinilai memberikan
pengaruh positif secara signifikan terhadap kedua variabel Loyalitas Merek dan
Word-of-mouth Positif. Tetapi penelitian ini juga menunjukkan bahwa Penciptaan Nilai
Bersama dan Citra Merek tidak berpengaruh terhadap Keterlibatan Merek pada Konsep Diri,
serta terbukti bahwa Loyalitas Merek tidak memberikan pengaruh terhadap Word-of-mouth
Positif.
Kata Kunci: Value Co-creation, Social Media Marketing Activities, Brand Self-connection,
Brand Image, Brand Engagement in Self-concept, Brand Loyalty, dan Positive
Word-of-mouth