Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen Vousinas? Hexagon Fraud
Theory terhadap fraudelent financial statement yang diukur menggunakan model
Beneish M-Score. Pengukuran masing-masing elemen Hexagon Fraud Theory pada
penelitian ini yaitu financial stability (pressure), nature of industry (opportunity),
total accrual to total asset (rationalization), change in director (capability),
frequent of CEO pictures (arrogance), political connection (collusion). Penelitian
ini menggunakan sampel emiten manufaktur periode 2018 ? 2021. Sampel
penelitian ini menggunakan purposive sampling sehingga menghasilkan 45
perusahaan dari 178 emiten manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Teknik analisis data menggunakan analisis regresi logistik dengan software IBM
SPSS 21. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa (1) financial stability, nature of
industry, total accrual to total asset dan frequent of CEO picture berpengaruh
positif terhadap fraudelent financial statement (2) change in director dan political
connection tidak berpengaruh terhadap fraudelent financial statement.