Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis model prediksi untuk financial distress yang paling akurat dan cocok untuk diterapkan pada perusahaan Property dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini membandingkan dua model prediksi yaitu Model Altman dan Model Springate. Perbandingan dilakukan dengan menganalisis hasil setiap model dan tingkat akurasi model. Teknik pengambilan sampel secara purposive dengan pemilihan kriteria sampel teknik pair matching dengan jumlah sampel 38 perusahaan, yang terdiri dari 19 perusahaan yang terindikasi mengalami financial distress dan 19 perusahaan yang tidak terindikasi mengalami financial distress. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, pengujian statistik dengan Mann Whitney yang diolah menggunakan SPSS 25 dan perhitungan tingkat akurasi dengan excel. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa model Altman merupakan model yang paling akurat untuk memprediksi financial distress pada perusahaan property dan real estate di Indonesia karena memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi sebesar 71,05% dibandingkan model springate sebesar 55,26%.