Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak nilai fundamental terhadap harga saham,
dan analisa kewajaran nilai saham. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perbankan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020 ? 2022. Penelitian ini bertujuan untuk
melihat pengaruh nilai fundamental yaitu earning per share, book value per share dan indeks
harga saham gabungan sebagai variabel independent dan debt to equity ratio sebagai variabel
kontrol terhadap harga saham yaitu variabel dependen. Pada penelitian ini juga
membandingkan kewajaran nilai saham sektor perbankan periode 2020 -2022 melalui price
earning ratio dan price book value. Penelitian ini menggunakan Teknik purpose sampling
sehingga terdapat 43 perusahaan dengan total jumlah observasi sebanyak 107. Pengujian
pada penelitian ini menggunakan fixed effect model dan analisa regresi berganda digunakan
untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai fundamental earning
per share, book value per share dan indeks harga saham gabungan berpengaruh terhadap
harga saham sektor perbankan sedangkan debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap
harga saham. Perusahaan sektor perbankan dapat memfokuskan untuk dapat mendapatkan
laba bersih yang tinggi melalui produk dan layanan bank dan menjaga beban cadangan
kerugian penurunan nilai, beban operasional dan rasio non performing loan agar tidak
mempengaruhi laba bersih bank. Bank juga perlu memperhatikan peningkatan asset bank
yang dapat mempengaruhi harga saham bank. Semakin laba bersih bank dan pertumbuhan
asset bank meningkat akan berdampak positif terhadap kenaikan harga saham bank.