DETAIL DOCUMENT
Makna Budaya Reba Masyarakat Wolokuru Desa Waeia Kecamatan Golewa dan Relevansinya bagi Karya Pastoral Gereja
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
LAWE, Paulinus Dominggo
Subject
253 Kantor dan pekerjaan pastoral (teologi pastoral) 
Datestamp
2023-07-24 04:09:33 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan budaya reba yang ada pada masyarakat Wolokuru, (2) mendeskripsikan makna dari budaya reba, (3) mengetahui bagaimana pandangan Gereja terhadap budaya, (4) relevansi budaya reba bagai karya pastoral Gereja, (5) mendeskripsikan masyarakat Wolokuru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan dua instrumen pengumpulan data yakni wawancara dan observasi. Obyek yang diteliti adalah makna dan relevansi budaya reba masyarakat Wolokuru bagi karya pastoral Gereja. Sumber utama dalam penelitian ini adalah narasumber yang memiliki pengetahuan tentang budaya reba. Sumber pendukung adalah sumber-sumber yang sesuai dengan tema yang diangkat penulis seperti dokumen, kamus, buku-buku, jurnal, majalah, manuskrip dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa budaya reba merupakan salah satu warisan yang diwariskan secara turun temurun oleh para leluhur serta merupakan perayaan syukuran masyarakat Ngada pada umumnya. Dalam budaya reba terdapat begitu banyak makna dan juga ajaran-ajaran hidup yang selalu dijadikan sebagai pedoman hidup oleh masyarakat Ngada. Selain sebagai pedoman hidup nilai yang terdapat dalam budaya reba memiliki kontribusi dalam karya pastoral Gereja. Kontribusi tersebut antara lain sebagai penghayatan iman umat Katolik yang terwujud dalam beberapa nilai seperti nilai sosialitas dan kebersamaan, nilai pembaharuan dan rekonsiliasi, nilai cinta kasih dan solidaritas dan nilai persekutuan dan kerja sama. 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO