Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan pengertian dialog kehidupan (2)
menjelaskan bagaimana relasi antara masyarakat yang beragama Katolik dan Islam di Desa Darat
Pantai (3) mengetahui kontribusi dialog kehidupan bagi keharmonisan hidup bersama
masyarakat Darat Pantai.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan metode
lapangan. Metode perpustakaan mencari sumber berupa buku-buku, artikel, jurnal dan dokumen
yang menjelaskan tentang dialog secara umum dan dialog kehidupan secara khusus. Metode
lapangan berupa wawancara, observasi dan pengumpulan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Darat Pantai menganut agama
yang berbeda yaitu Katolik dan Islam. Namun perbedaan tetap dihormati, dihargai dan dari
perbedaan itu mereka membangun kerja sama. Sikap menghormati, menghargai dan kerja sama
di atas perbedaan agama terjadi karena adanya dialog kehidupan. Dialog kehidupan berperan
penting bagi keharmonisan hidup bersama masyarakat Darat Pantai. Dengan adanya dialog
kehidupan ini masyarakat Darat Pantai melakukan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang baik
seperti kerja sama dalam kegiatan agama, pendidikan, ekonomi, pertanian dan sosial. Prinsip
dasar dialog kehidupan adalah keterlibatan aktif secara praktis antara masyarakat beragama
untuk mewujudkan dan mencerminkan keharmonisan. Tindakan praktis merupakan tujuan dasar
dialog kehidupan.
Implikasi dari dialog kehidupan ini adalah: 1) adanya kerja sama. 2) menghasilkan
komunikasi yang baik. 3) saling menghargai. 4) memperkuat silatuhrahmi dan menerima
perbedaan. 5) menghindari perpecahan. 6) pengakuan positif terhadap ajaran agama lain.