Abstract :
Tulisan ini bertujuan untuk membawa masyarakat desa Merdeka kepada
pandangan yang benar tentang nilai dari ritus persembahan di rie wana yang
mereka jalankan. Nilai keselamatan yang diperoleh melalui para leluhur dari
Wujud Tertinggi kemudian dilihat dari sudut pandang Gereja. Tulisan ini
kemudian dikaji dengan menggunakan metode kepustakaan dan metode
wawancara.
Keselamatan di dunia dan akhirat merupakan tujuan hidup semua manusia
karena dengannya manusia akan mencapai kebahagiaan hidup. Untuk dapat
mencapai keselamatan itu, masyarakat desa Merdeka mempercayakan seluruh
hidupnya kepada tuntunan dan bimbingan para leluhur. Mereka yang telah
meninggal dianggap dekat dengan manusia dan sekaligus dekat dengan Ama Lera
Wulan Ina Tana Ekan sebagai Wujud Tertinggi sehingga mampu membawa
manusia pada hidup yang benar dan baik sesuai keinginan Ama Lera Wulan Ina
Tana Eka.
Berdasarkan pandangan ini, Gereja sebagai sakramen keselamatan melihat
keselamatan yang diperoleh masyarakat desa Merdeka dalam ritus persembahan di
rie wana sebagai pintu masuk yang baik dalam karya pewartaan Gereja bagi
masyarakat desa Merdeka. Keselamatan dengan menjalani hidup baik sebagai
manusia bermoral sesuai dengan nilai dan norma dalam masyarakat dan juga
kesejahteraan dalam hal ekonomi serta memperoleh tempat bersama Wujud
Tertinggi ketika meninggal merupakan inti keselamatan yang sesungguhnya
dalam ritus persembahan di rie wana dan juga keselamatan dalam Gereja. Oleh
karena itu, Berdasarkan pandangan ini, Gereja melalui dialog memandang
keselamatan dalam ritus persembahan di rie wana sebagai kearifan lokal yang
efektif dalam membawa semua manusia pada sumber keselamatan sejati yakni
Allah Bapa di Surga.