Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
IRI, Norberius No Eris Damopis
Subject
305 Kelompok-kelompok sosial
Datestamp
2023-05-22 23:53:43
Abstract :
Kajian permasalahan isu gender banyak ditelaah oleh berbagai bidang studi
termasuk dalam sastra. Perbedaan gender sesungguhnya tidaklah menjadi masalah
namun realitas kehidupan masyarakat, perbedaan gender menjadi persoalan yang
menyebabkan berbagai ketidakadilan terhadap kaum perempuan.
Penulisan skripsi ini bertujuan : pertama, untuk menjelaskan bentuk-bentuk
perjuangan tokoh Tuti terhadap kesetaraan gender dalam novel Layar Terkembang
karya Sutan Takdir Alisjahbana. Kedua, untuk menjelaskan riwayat singkat dan
karya-karya Sutan Takdir Alisjahbana, sinopsis setra unsur intrinsik dan ekstrinsik
dari novel. Ketiga, untuk menjelaskan apa itu konsep gender.
Dalam penyelesaian tulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian
kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah dengan teknik observasi : membaca keseluruhan isi novel dan
dokumentasi: mencatat kata-kata, kalimat, dialog yang berkaitan dengan
permasalahan yang diteliti. Sumber data dalam penelitian adalah novel Layar
Terkembang karangan Sutan Takdir Alisjahbana yang diterbitkan oleh Balai Pustaka
terdiri dari 208 halaman.
Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa terdapat bentuk-bentuk
manifestasi ketidakadilan gender dalam novel Layar Terkembang terdiri dari; (1)
marginalisasi oleh aturan adat seperti pingitan, pendidikan budi pekerti dan krisis
identitas dalam diri perempuan, (2) subordinasi karena anggapan kaum perempuan
adalah kaum lemah, tidak mampu beradaptasi, tugas utamanya dalam ranah domestik
serta tidak boleh mendapatkan pendidikan formal, (3) stereotip dari sudut pandang
pengarang melalui penokohan perempuan berdasarkan tampilan fisik dan citra
perempuan yang cengeng, lemah dan sensitif, (4) beban ganda perempuan dengan
tugas sebagai seorang ibu dan istri. Ada pun upaya perjuangan kesetaraan gender
tokoh Tuti dalam novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana antara
lain: 1) bidang pendidikan ditandai dengan masuknya Tuti ke sektor publik dimulai
dari mendapatkan pendidikan di Kweekschool dan menjadi guru pada sekolah H.I.S
Arjuna di Petojo. 2) Bidang hak-hak sipil meliputi hak pribadi yang dimulai dari
karakter dan nilai intelektual dalam diri Tuti, hak menyampaikan pendapat diutarakan
Tuti kepada ayahnya mengenai prinsip hidup dan ketidaksetujuannya terhadap sikap
Maria yang menghambakan dirinya kepada laki-laki, hak memilih di mana Tuti
menolak pertunangan dengan Supomo dan Hambali, hak berorganisasi ditandai
dengan masuknya Tuti dalam organisasi kewanitaan Putri Sedar untuk mewujudkan
cita-citanya memperjuangkan kedudukan perempuan agar setara dengan kaum laki-
laki. 3) Pada bidang ekonomi, perempuan hendaknya mandiri secara ekonomi dengan
ikut bekerja di sektor publik.