Abstract :
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan makna
yang terkandung dalam lirik lagu diri karya Tulus, (2) untuk mengungkapkan makna bangkit dari
keterpurukan pada lirik lagu dalam album manusia melalui perspektif semiotika Roland Barthes,
(3) menjadikan skripsi ini sebagai kajian semiotika sebagai suatu upaya dalam menangkap
makna-makna melalui tanda-tanda dalam masyarakat. Metode penelitian yang dipakai adalah
metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan teknik analisis semiotika Roland
Barthes.
Musik merupakan salah satu media ungkapan kesenian dan ekspresi diri yang ada dalam
suatu kebudayaan masyarakat. Musik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan yang
senantiasa memberikan pesan komunikatif kepada setiap pendengar musik. Dengan kata lain,
musik menciptakan makna tertentu bagi sejumlah masyarakat. Pesan komunikatif yang terdapat
dalam musik tidak berkisar pada instrumen musik saja, melainkan melalui kekuatan lirik yang
mempunyai peran penting dalam sebuah lagu. Kekuatan lirik dapat membantu pendengar
menyampaikan apa yang dirasakan saat ini dan untuk menangkap maksud atau makna yang
terkandung dalam lirik lagu.
Penelitian ini mengkaji makna ?bangkit dari keterpurukan? pada lirik lagu ?Diri? karya
Tulus dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Dalam analisis semiotika Roland
Barthes ini mengkaji mengenai makna denotasi, konotasi dan mitos. Penjelasan dari ketiga
makna ini akan menghasilkan makna ?bangkit dari keterpurukan? sebagai bagian dari hasil
interpretasi penulis. Kekuatan lirik yang terdapat dalam musik mampu membawa seseorang
untuk memaknai pesan-pesan sekaligus memberikan pesan komunikatif melalui situasi yang
terjadi saat ini. Kekuatan lirik ?Diri? ciptaan Tulus menjadi suatu lirik yang mengandung makna
tentang berdamai dengan diri sendiri untuk bangkit dari situasi terpuruk sekaligus menjadi
motivasi untuk berani menjadi diri sendiri.