Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
TANGGUL, Rainerius Tipuldes
Subject
255 Kongregasi dan orde-orde keagamaan
Datestamp
2023-07-24 05:04:44
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk pertama, mendeskripsikan Ensiklik Fratelli Tutti. Kedua,
mendeskripsikan calon imam diosesan. Ketiga, mendeskripsikan konsep solidaritas seturut
Ensiklik Fratelli Tutti dan Keempat, mendeskripsikan kontribusi Ensiklik Fratelli Tutti
terhadap pengembangan Nilai Solidaritas di Rumah Formasi Calon Imam St. Petrus Ritapiret.
Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan yang
dipadukan dengan metode wawancara dan observasi-partisipatif.
Salah satu tema substansial dari nilai-nilai kemanusiaan yang sering dibahas dalam
kehidupan manusia dewasa ini adalah solidaritas. Fakta menunjukkan bahwa masih ada
segelintir orang atau oknum-oknum tertentu yang hanya mementingkan diri sendiri. Mereka
kerap kali mengasingkan diri dari kebersamaan dan lupa akan tugas sosialnya, yakni merawat
kehidupan bersama. Di tengah situasi yang memprihatinkan ini, Paus Fransiskus hadir
sebagai tokoh pembela kemanusiaan yang berani menyadarkan kembali setiap pribadi akan
eksistensi manusia sebagai makhluk sosial. Ikhtiar ini terwujud dalam ensikliknya yang
berjudul Fratelli Tutti. Melalui ensikliknya ini, Paus Fransiskus memperluas pemahaman
tentang solidaritas. Solidaritas yang diangkat oleh Paus Fransiskus memiliki rujukan utama
pada kisah biblis tentang orang Samaria yang baik hati dalam Lukas 10:25-37.
Perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati sebetulnya menjadi ajakan dan
awasan bagi semua orang, agar solidaritas tidak hanya dijadikan sebagai seruan etis belaka,
tetapi solidaritas mesti dijadikan sebagai ciri khas esensial kemanusiaan. Calon imam
merupakan orang beriman yang dipanggil untuk menguatkan nilai solidaritas dalam
kehidupan komunitas dan dalam kehidupan bermasyarakat. Solidaritas itu dapat ditunjukkan
melalui kesaksian hidup dan pelayanan sebagai calon imam dan kelak sebagai seorang imam.
Namun berdasarkan pengalaman yang diamati, solidaritas yang dihidupi calon imam di
Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret belum diaplikasikan secara maksimal,
hal ini terbukti dengan adanya tantangan-tantangan yang ditemukan. Oleh karena itu, hemat
penulis, nilai solidaritas yang diangkat Paus Fransiskus dalam ensikliknya, Fratelli Tutti,
merupakan sumbangan berharga bagi aktualisasi dan pengembangan nilai solidaritas bagi
kehidupan calon imam di Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret.