DETAIL DOCUMENT
Nilai-Nilai Di Balik Ritual Adat Pule Sele dan Implikasinya Bagi Masyarakat Kemak Leo Lima Di Desa Umaklaran
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
BERE, Jefrianus
Subject
306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi 
Datestamp
2023-07-22 02:03:01 
Abstract :
Ritual adat Pule Sele merupakan ritual adat syukuran panen dalam kebudayaan masyarakat Kemak Leo Lima. Ritual adat Pule Sele adalah ritual adat wajib dalam kebudayaan masyarakat Kemak Leo Lima yang dilaksanakan setiap tahun pada awal atau pertengahan bulan juni yang dilaksanakan setelah panen sebab ritual adat ini sendiri merupakan ritual adat atau pesta syukuran panen oleh masyarakat setempat sebagai ungkapan syukur Kepada Wujud Tertinggi dan bentuk penghormatan kepada Para leluhur. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendefinisikan dan menjelaskan tentang ritual adat Pule Sele dalam kebudayaan masyarakat adat Kemak Leo Lima di desa Umaklaran, (2) menggambarkan dan menguraikan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam ritual adat Pule Sele serta menjelaskan implikasinya bagi masyarakat Kemak Leo Lima di desa Umaklaran dan (3) menggambarkan situasi sosial masyarakat dan keadaan geografis wilayah desa Umaklaran yang merupakan tempat di mana masyarakat Kemak Leo Lima berdomisili serta menjelaskan tentang siapa itu masyarakat Kemak Leo Lima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan Kualitatif dan instrumen pengumpulan data adalah wawancara. Penulis mewawancarai beberapa narasumber yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang baik tentang tema yang diangkat dalam penulisan karya ilmiah ini yaitu para tokoh adat dan tokoh masyarakat Kemak Leo Lima di desa Umaklaran. Berdasarkan hasil penelitian penulis menemukan beberapa nilai yang dapat diringkas ke dalam beberapa poin berikut. Pertama, nilai sosial yakni adanya relasi persatuan dan rasa persaudaraan yang kuat dalam kehidupan masyarakat Kemak Leo Lima. Hal ini dapat dilihat dalam partisipasi semua anggota masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan ritual adat pule sele. Kedua, nilai teologis yakni nilai ungkapan syukur kepada Wujud Teringgi atas semua rahmat yang mereka peroleh dalam setahun dan praktik penghormatan kepada leluhur sebagai pengantara mereka dengan Wujud Tertinggi. Hal ini di ketahui dari rumusan doa-doa (oleng) yang diungkapkan oleh para tokoh adat dalam pelaksanaan ritual adat ini. Ketiga, nilai moral yakni sikap saling menghormati dan menghargai sesama yang dapat dilihat dalam seluruh rangkaian atau dalam tahap-tahap pelaksanaan ritual adat ini. misalnya bersedia mendengarkan pendapat orang lain dan mengucapkan kata terima kasih ketika memperoleh sesuatu dari orang lain. Selain itu, nilai-nilai ini mempunyai dampak atau implikasi yang besar bagi kehidupan sosial masyarakat dalam membangun interaksi dengan sesamanya dalam kehidupan bersama. 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO