Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
SEGA, Kristianus Luis Arjunto
Subject
264 Ibadat umum
Datestamp
2023-07-06 05:48:31
Abstract :
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk (1) menjelaskan masyarakat suku Bu, (2) menjelaskan ritus Ka Uwi pada masyarakat suku Bu, (3) menjelaskan perayaan Ekaristi, (4) menjelaskan makna kenangan dalam ritus Ka Uwi dan makna kenangan dalam perayaan Ekaristi, (5) serta menjelaskan perbandingan makna kenangan dalam ritus Ka Uwi dengan makna kenangan dalam perayaan Ekaristi.
Metode penelitian yang digunakan penulis dalam mengerjakan skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis selama proses penulisan skripsi ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan. Melalui studi pustaka, penulis mencari berbagai referensi (seperti dokumen, buku, kamus, ensiklopedia, jurnal, dll) yang berkaitan dengan tema skripsi. Selain itu, melalui studi lapangan, penulis terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan ritus Ka Uwi dan bertemu serta berdialog dengan tokoh adat untuk mencari informasi sesuai pertanyaan yang berkaitan dengan tema skripsi. Berbagai informasi yang diperoleh penulis akan diidentifikasi, dievaluasi, kemudian disusun sesuai tujuan penulisan skripsi.
Hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa: (a) masyarakat suku Bu merupakan salah satu suku yang termasuk dalam suku Lio dan merupakan keturunan dari nenek moyang yang berasal dari kampung Wologai; (b) ritus Ka Uwi merupakan salah satu ritus keagamaan asli masyarakat suku Bu yang dimaknai sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen, khususnya padi sebagai makanan pokok; (c) perayaan Ekaristi adalah sumber dan puncak dari seluruh kehidupan iman Kristiani, di mana orang mengalami persatuan yang intim dengan Allah dan sesama; (d) ritus Ka Uwi dirayakan sebagai kenangan akan kurban Bobi Nombi sedangkan perayaan Ekaristi dirayakan sebagai kenangan akan misteri Paskah Yesus Kristus; (e) ada tiga hal penting yang dapat dijadikan bahan perbandingan antara makna kenangan dalam ritus Ka Uwi dengan makna kenangan dalam perayaan Ekaristi, yaitu penderitaan dan dosa, kurban menuju pembebasan, dan karya keselamatan.
Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa ada keselarasan dalam penghayatan makna kenangan ritus Ka Uwi dengan makna kenangan perayaan Ekaristi. Keselarasan tersebut terletak dalam dimensi keselamatan eskatologis. Dimensi keselamatan eskatologis memiliki relevansi bagi kehidupan masyarakat suku Bu, yakni bagi kehidupan masyarakat Suku Bu sebagai persekutuan adat dan bagi kehidupan masyarakat Suku Bu sebagai persekutuan Gereja.