Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minat membaca buku sejarah
Gereja dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa kelas X dan XI SMAK
St. Petrus Kewapante. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan
kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dan sampel pada penelitian ini
adalah peserta didik kelas X (Mipa, Ips, Keagamaan) dan XI (Keagamaan) SMAK
St. Petrus Kewapante. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan tes.
Teknik analisis data diperoleh menggunakan pengujian SPSS versi 23. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang menjadi objek penelitian ini, 31
peserta didik memiliki minat membaca buku sejarah Gereja sangat tinggi, 45
peserta didik memiliki minat membaca buku sejarah Gereja tinggi, dan 4 peserta
didik memiliki minat membaca buku sejarah Gereja sedang. Data minat membaca
buku sejarah Gereja yang diolah menggunakan SPSS versi 23 diperoleh Rata- rata
76,46. Data yang diperoleh diketahui 4 peserta didik mempunyai prestasi belajar
baik, 8 peserta didik mempunyai prestasi belajar cukup, dan 70 peserta didik
mempunyai prestasi belajar kurang. Hasil uji analisis statistik deskriptif prestasi
belajar menggunakan SPSS versi 23 diperoleh nilai rata- rata 37,49. Berdasarkan
hasil uji hipotesis diketahui f-hitung > f-tabel atau 6.091 > 3,39 maka dapat
disimpulkan H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel X ?minat
membaca buku sejarah Gereja? secara simultan terhadap variabel Y ?prestasi
belajar?. Melalui pengujian determinasi dengan hasil yang diperoleh, nilai R Square
sebesar 0.071, hal ini mengandung arti bahwa pengaruh variabel X secara simultan
terhadap variabel Y adalah sebesar 71% (Kategori cukup). Dalam hal ini dapat
dikatakan bahwa minat membaca berpengaruh terhadap prestasi belajar sejarah
Gereja peserta didik kelas X dan XI SMAK St. Petrus Kewapante.