Abstract :
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan dua tujuan
utama yakni; pertama, mendeskripsikan tentang praktik prostitusi dan berbagai
permasalahannya. Kedua, mendeskripsikan praktik prostitusi tersebut dalam
perspektif teologi tubuh Yohanes Paulus II. Ada pun metode yang digunakan dalam
penulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis data kepustakaan.
Penulis membaca dan mendalami berbagai buku, artikel, majalah, dan sumber-
sumber lain yang berkaitan dengan tema yang digarap.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa; pertama, praktik
prostitusi merupakan realitas yang tidak bisa dipisahkan dari kenyataan hidup
manusia. Dalam praktik prostitusi, tubuh dilihat sebagai medium untuk memuaskan
hasrat libido. Kedua, jika dilihat dari perspektif teologi tubuh Yohanes Paulus II,
praktik prostitusi merupakan bentuk penegasian terhadap makna dan arti tubuh
sesungguhnya. Melalui ajaran teologi tubuhnya, dia menegaskan bahwa tubuh
manusia itu simbolis, di mana tubuh menyingkapkan Allah yang tidak terlihat
menjadi terlihat. Karena itu, mempelajari teologi tubuh Yohanes Paulus II
merupakan kerangka penting untuk memahami manusia sebagai pribadi yang
bertubuh.