Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan peran bahasa dalam mewariskan nilai-nilai budaya, hakikat dalam pewarisan budaya, (3) menjelaskan situasi dan kondisi kehidupan masyarakat Desa Femnasi, (4) menjelaskan hakikat bahasa Dawan.
Penelitian ini menggunakan metode analisis-deskriptif kualitatif (wawancara dan kepustakaan). Penulis juga membaca, memahami, dan menganalisis buku-buku, jurnal ilmiah, beberapa manuskrip, kamus, dan ensiklopedi yang berkaitan dengan bahasa Dawan ataupun ritual eka ho?e serta konsep pewarisan budaya melalui bahasa. Sumber-sumber data primer dan sekunder yang digunakan oleh penulis diambil dari kajian pustaka, unduhan internet, dan wawancara.
Hasil kajian penulis menunjukkan bahwa, pertama, peran bahasa Dawan dalam proses pewarisan budaya eka ho?e membantu masyarakat untuk mengetahui makna eka ho?e. Kedua, bahasa Dawan membantu masyarakat dalam memahami makna simbol-simbol dalam eka ho?e. Ketiga, Bahasa Dawan dapat menjamin relasi intens setiap generasi. Keempat, penggunaan bahasa Dawan yang tepat dan benar dapat menjaga kesakralan ritual eka ho?e. Kelima, bahasa Dawan membantu generasi muda dalam mengetahui bahasa-bahasa adat yang biasanya digunakan dalam ritus eka ho?e. Melalui penggunaan bahasa Dawan, generasi muda dapat memahami bahasa adat sebagai medium pengungkapan bahasa leluhur. Jangkauan bahasa Dawan tidak terbatas pada fungsinya sebagai sarana komunikasi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi penentu keberhasilan pewarisan budaya eka ho?e bagi generasi muda di Desa Femnasi.