Abstract :
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti
adalah metode keluarga berencana buatan dan hakikat perkawinan menurut ajaran moral Katolik.
Sumber data utama diperoleh dari buku-buku, artikel jurnal, dan internet yang berhubungan
dengan metode Keluarga Berencana Buatan di Indonesia dan Hakikat Perkawinan menurut
Ajaran Moral Katolik.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali metode Keluarga Berencana Buatan di Indonesia
sebagai bentuk Pelanggaran terhadap Hakikat Perkawinan menurut Ajaran Moral Katolik. Dari
hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat dua jenis metode keluarga berencana buatan yakni
metode keluarga berencana buatan yang bersifat abortif dan metode keluarga berencana buatan
yang sungguh-sungguh membatasi kehamilan. Menurut ajaran hakikat perkawinan Katolik,
metode Keluarga Berencana Buatan yang bersifat abortif tidak diizinkan. Karena itu metode
Keluarga Berencana Buatan yang sungguh-sungguh membatasi kehamilan diizinkan secara
bersyarat yakni ketika suami-istri berada dalam keadaan terjepit. Oleh karena itu, penting bagi
suami-istri, untuk memilih metode keluarga berencana buatan secara bertanggung jawab. Salah
satu caranya adalah dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip seperti; prinsip totalitas, prinsip
pertimbangan nilai-nilai dan prinsip minus malum.