Abstract :
Penelitian ini memiliki beberapa tujuan. Pertama, untuk mengetahui pengertian KDRT dan bentuk-bentuk KDRT. Kedua, untuk mengetahui apa saja sebab-sebab terjadinya KDRT dan dampak dari tindakan KDRT. Ketiga, agar semua anggota keluarga (suami, istri dan anak-anak) mengetahui bahwa tindakan KDRT merupakan bentuk pelanggaran nilai-nilai kehidupan keluarga (nilai cinta kasih, tanggung jawab dan kesetiaan). Keempat, membantu semua anggota keluarga agar dapat mengurangi atau menghindari tindakan KDRT. Subjek dari penelitian adalah anggota keluarga yang ada di Paroki Katedral Santo Yosef Maumere. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode kualitatif, serta buku-buku literatur yang mempunyai kaitan dengan judul skripsi yang penulis geluti.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pertama, tindakan atau praktik KDRT merupakan bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai kehidupan keluarga yakni cinta kasih, tanggung jawab dan kesetiaan. Kedua, faktor-faktor penyebab terjadinya KDRT antara lain budaya patriarki, penyelewengan dan keadaan ekonomi yang memprihatinkan. Ketiga, nilai-nilai kehidupan keluarga yakni cinta kasih, dan kesetiaan yang telah diikrarkan suami-istri dalam sakramen perkawinan terus dihayati oleh setiap pasangan agar mengurangi atau menghindari KDRT. Keempat, kehadiran atau kelahiran anak-anak juga merupakan suatu anugerah yang paling luhur dari Tuhan dan besar sekali artinya bagi kesejahteraan suami dan istri.