DETAIL DOCUMENT
Ritus Rekonsiliasi Dalam Kebudayaan Makerek Badaen Serta Korelasinya Dengan Sakramen Tobat
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
MORUK, Lukas Robi
Subject
265 Sakramen dan ritual lain dalam Kristen 
Datestamp
2024-09-21 13:30:29 
Abstract :
Penelitian ini memiliki beberapa tujuan. Pertama, menjabarkan ritus rekonsiliasi (Marame) dalam budaya Makerek Badaen. Kedua, menjelaskan Sakramen Tobat dalam Gereja Katolik. Ketiga, memaparkan korelasi antara ritus rekonsiliasi (Marame) dalam budaya Makerek Badaen dengan sakramen tobat dalam Gereja Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif. Dengan mengunakan wawancara dan studi kepustakaan. Penulis membuat wawancara dengan mewawancarai tokoh-tokoh adat dan segenap anggota suku Makerek Badaen yang menjelaskan kehidupan masyarakat dan ritus rekonsiliasi (Marame) yang dihidupi dalam budaya Makerek Badaen. Sedangkan di dalam studi kepustakaan penulis menganalisis data primer dan data sekunder. Data primer yakni Kitab Suci dan dokumen-dokumen Gereja (Konsili Vatikan II, Kitab Hukum Kanonik dan Katekismus Gereja Katolik). Data sekunder yakni penulis menganalisis sumber-sumber yang berkaitan dengan judul tulisan ini. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyimpulkan beberapa poin penting yakni pertama, masyarakat Makerek Badaen memaknai marame sebagai ritus yang membawah perubahan diri dan kehidupan baru bagi segenap anggota suku. Kedua, sakramen tobat dalam Gereja Katolik menuntun manusia untuk menyadari dirinya sebagai orang yang berdosa dan tidak layak dihadapan Allah dan sesama. Ketiga, antara ritus marame dan sakramen tobat memiliki kesamaan makna yakni membebaskan manusia dari perbuatan dosa serta menyembuhkan manusia dari berbagai beban luka batin masa lalu. 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO