Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
RAO, Giovani Remond Baltasar
Subject
223 Kitab pujian Perjanjian Lama
Datestamp
2024-05-13 03:32:55
Abstract :
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk (1) menelaah perbandingan antara kisah Tiang Awan dan Tiang Api dalam Kitab Keluaran 13:21-22 dengan ungkapan Lewo Molo Kame Dore dalam budaya Lamaholot di Flores Timur, (2) menjelaskan kesamaan dan perbedaaan antara kisah Tiang Awan dan Tiang Api dalam Kitab Keluaran 13:21-22 dengan ungkapan Lewo Molo Kame Dore dalam budaya Lamaholot di Flores Timur. Perbandingan ini dibuat untuk membantu pembaca terlebih khusus masyarakat Lamaholot, untuk melihat kesetaraan antara nilai-nilai dalam budaya dan nilai-nilai dalam iman Kristiani.
Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode kepustakaan dan penelitian dengan cara wawancara. Metode kepustakaan digunakan untuk membuat kajian eksegetis dalam kitab Keluaran 13:21-22. Metode wawancara dipakai untuk meneliti ungkapan Lewo Molo Kame Dore dalam kebudayaan Lamaholot di Flores Timur. Literatur yang digunakan sebagai sumber dalam penyelesaian karya imilah ini adalah Kitab Suci, buku-buku, jurnal dan beberapa literatur lain yang sesuai dengan tema penulisan ini. Sasaran penelitian dalam penulisan karya ilmiah ini adalah para tokoh adat dan tokoh masyarakat yang ada di beberapa tempat dalam wilayah Kabupaten Flores Timur.
Berdasarkan kajian eksegetis yang dibuat, ditemukan beberapa hal pokok. (1) Kisah Tiang Awan dan Tiang Api dalam kitab Keluaran 13:21-22 dan ungkapan Lewo Molo Kame Dore sama-sama menampilkan sikap kepercayaan yang kuat terhadap Wujud Tertinggi, (2) bangsa Israel yang keluar dari perbudakan di Mesir dan masyarakat Lamaholot yang hendak ke luar kampung sama-sama meminta restu dan penyertaan dari Wujud Tertinggi, dan (3) bangsa Israel dan masyarakat Lamaholot sama-sama mendapat penyertaan dari Wuud Tertinggi. Selain itu, terdapat juga beberapa perbedaan yang berkaitan dengan (1) Motivasi awal dalam masing-masing kisah, (2) kehadiran Wujud Tertinggi dalam masing-masing kisah dan (3) tindakan aktif Wujud Tertinggi kepada manusia dalam kisah bangsa Israel dan tindakan aktif manusia kepada Wujud Tertinggi dalam ungkapan Lewo Molo Kame Dore.