Abstract :
Skripsi ini bertujuan untuk (1) menjelaskan kepemimpinan adat Mbuni dan bagaimana peranannya, (2) membuat eksegese tentang gembala yang baik menurut Yohanes 10:11-16, dan (3) meneropong kepemimpinan adat Mbuni dari prespektif gembala yang baik (Yohanes 10:11-16). Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yakni lewat wawancara dan studi kepustakaan.
Peran dan tanggung jawab dari para pemimpin adat Mbuni terhadap masyarakat adat merupakan faktor yang turut menentukan kesejahteraan dan kerukunan kehidupan masyarakat adat. Namun, masih ada konflik atau persoalan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat adat Mbuni. Artinya, kepemimpinan adat Mbuni belum dijalankan secara baik dan masih ada kekurangan. Karena itu, perlu ada pembenahan agar masyarakat adat bisa hidup sejahtera dan penuh harmoni.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Yesus merupakan model pemimpin yang pantas untuk diteladani. Dalam Injil Yohanes, kepemimpinan Yesus digambarkan lewat sosok gembala yang baik (Yohanes 10:11-16). Kisah gembala yang baik dalam Injil Yohanes ini sangat relevan jika dihubungkan dengan kepemimpinan adat Mbuni dan dapat menjadi sumbangsih yang bernilai bagi para pemimpin adat Mbuni. Hal ini akan memungkinkan masyarakat adat Mbuni dapat hidup sejahtera dan sungguh merasakan kehadiran pemimpin sebagaimana yang dialami oleh kawanan domba ketika dituntun dan dijaga oleh gembala yang baik.