Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
LABINA, Philip Pieter Johan
Subject
101 Teori filsafat
Datestamp
2024-10-20 11:33:40
Abstract :
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan intersubjektivitas,
cinta dan harapan dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori ditinjau dari
filsafat Gabriel Marcel dan (2) sebagai sebuah syarat wajib akademis untuk
memperoleh gelar Sarjana Filsafat setelah mengikuti kuliah Filsafat di Institut
Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero.
Penelitian ini dilakukan penulis dengan menggunakan metode analitisdeskriptif
kualitatif. Data penelitian ialah penggambaran intersubjektivitas, cinta
dan harapan dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Ada dua sumber
data penelitian ini, yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber data primer
penelitian ini adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Sumber data
sekunder dalam penelitian ini adalah naskah-naskah yang berbicara tentang
intersubjektivitas, cinta dan harapan dalam filsafat Gabriel Marcel yang terdapat
dalam kamus, buku, skripsi, jurnal ilmiah, artikel dan internet. Langkah yang
digunakan dalam teknik content analysis ditempuh dengan (1) membaca dan
memahami novel Laut Bercerita dengan teliti, (2) mendalami konsep
intersubjektivitas, cinta dan harapan (3) mencatat dan menganalisis semua data
yang berkaitan dengan tema yang diangkat. Teknik analisis data dimulai dari
pengumpulan data, dianalisis dengan beberapa langkah, yaitu mendeskripsikan data
berdasarkan konsep intersubjektivitas, cinta dan harapan dari perspektif filsafat
Gabriel Marcel, mengklasifikasikan data melalui satuan-satuan peristiwa di dalam
novel tersebut, menginterpretasi data, dan membuat kesimpulan dari hasil hasil
penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa novel Laut Bercerita karya
Leila S. Chudori sekurang-kurangnya telah menginterpretasikan perspektif Gabriel
Marcel tentang intersubjektivitas, cinta dan harapan. Pembacaan dan analisis yang
mendalam terhadap novel ini juga menghasilkan beberapa kesimpulan yakni, (1)
intersubjektivitas menjadi landasan utama dalam memahami relasi antar manusia
yang kompleks. Sebagai eksistensi yang terbuka, setiap manusia dipanggil untuk
hadir bersama dengan yang lain seturut seruan hatinya yang jujur, tulus dan bebas,
(2) cinta dalam beragam manifestasi. Cinta hadir dalam beragam bentuk, yakni
sebagai bentuk keterlibatan, kesetiaan dan harapan yang terwujud dalam ikatan
kekeluargaan, persahabatan dan ikatan cinta antara dua subjek (pasangan kekasih),
(3) harapan sebagai pangkal penggerak. Harapan muncul sebagai motif yang
konsisten, menuntun setiap karakter untuk bertahan dan terus bergerak maju
meskipun dihadapkan pada tantangan dan kegagalan.