Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan aksi
demonstrasi yang terjadi dalam sistem demokrasi di Indonesia; dan (2) meninjau
secara kritis sejauh mana demonstrasi memberikan penguatan terhadap nilai-nilai
demokrasi di Indonesia. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka. Dengan penelitian
pustaka, penulis berusaha mencari sumber dari buku-buku, majalah, serta artikelartikel
ilmiah yang memiliki hubungan dengan tema tulisan sebagai sumber
rujukan bagi penulis.
Berdasarkan analisis penulis, penelitian ini merangkum dua persoalan
utama. Pertama, aksi demonstrasi dalam sistem demokrasi menjadi sesuatu yang
wajar dan sah dalam sistem demokrasi. Aksi demonstrasi menjadi suatu
keniscayaan jika tidak dilakukan dalam sistem demokrasi. Demonstrasi dalam
sistem demokrasi merupakan aktualisasi dari masyarakat sipil akan kebebasan
menyatakan pendapat di muka umum. Secara khusus di Indonesia, demonstrasi
mendapat legitimasi melalui Undang-Undang No. 9 tahun 1998. Kedua,
demonstrasi sebagai instrumen yang digunakan oleh masyarakat sipil dalam
dirinya bersifat ambivalen. Ambivalensi demonstrasi nyata dalam pengaruhnya
terhadap penghayatan akan nilai-nilai demokrasi. Nilai-nilai demokrasi yang
dimaksud ialah kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan. Pada satu sisi
demonstrasi memberikan penguatan terhadap nilai-nilai demokrasi, tetapi pada
sisi lain demonstrasi sering kali mencederai nilai-nilai demokrasi. Secara
konstruktif demonstrasi sebagai pengontrol jalannya pemerintah dengan segala
kebijakan yang ada di dalamnya. Demonstrasi memberikan kritikan dan saran
kepada pemerintah agar dapat menjalankan praktik politik dengan baik, terutama
demi kepentingan bersama dan penguatan demokrasi. Sementara itu, demonstrasi
dapat menampilkan wajah destruktif ketika demonstrasi dilandasi oleh alasan
sentimen primordial, adanya anarkisme yang mengakibatkan adanya perusakan
fasilitas umum, stabilitas publik terganggu, hingga pada kehilangan nyawa dari
para demonstran.
Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menekankan pentingnya
demonstrasi damai yang berpegang teguh pada nilai-nilai demokrasi dan semangat
Pancasila agar tidak mendorong terjadinya tindakan anarkis. Demonstrasi harus
berfokus pada penyampaian pendapat di muka umum seperti orasi dan melayani
kepentingan publik dari pada agenda individu atau kelompok.