Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk, (1) menemukan makna penting dari pepatah modhe ne?e hoga woe meku ne?e doa delu yang ada pada masyarakat Toda, (2) menelaah bagaimana Injil Yoh. 15:9-17 berbicara mengenai perintah supaya saling mengasihi, (3) melihat hubungan antara pepatah modhe ne?e hoga woe meku ne?e doa delu dan Injil Yoh. 15:9-17, (4) menyajikan relevansi dan kemungkinan praktis dari pepatah modhe ne?e hoga woe meku ne?e doa delu dan Injil Yoh. 15:9-17 bagi Masyarakat Toda.
Metode penelitian yang digunakan penulis dalam mengerjakan karya ilmiah ini ialah metode kualitatif. Penulis menggunakan dua instrumen pengumpulan data yakni wawancara dan penelitian kepustakaan. Objek yang diteliti ialah pepatah modhe ne?e hoga woe meku ne?e doa delu pada masyarakat Toda dan Injil Yoh. 15:9-17. Sumber utama penelitian ini ialah narasumber-narasumber yang memahami makna pepatah serta menghidupi nilai-nilai pepatah. Sumber pendukung ialah sumber-sumber yang sesuai dengan tema yang diangkat penulis dalam dokumen, kamus, buku-buku, jurnal, dan sebagainya.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pepatah modhe ne?e hoga woe meku ne?e doa delu mempunyai makna penting serta nilai-nilai penting yang mendukung keberlangsungan hidup masyarakat Toda. Nilai-nilai penting dalam pepatah seperti kasih dan persaudaraan juga ada dalam Injil Yoh. 15:9-17 yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Toda dalam menghayati dan menghidupi nilai-nilai penting itu.