Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
ANCAR, Arsenius Agung
Subject
205 Etika keagamaan, etika agama
Datestamp
2024-05-21 04:09:04
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan masalah ujaran
kebencian berbasis agama di Indonesia, (2) mendeskripsikan dan menjelaskan nilai-nilai
filosofis yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila dan (3) menjelaskan peran sila ketiga
Pancasila dalam menangkal masalah ujaran kebencian berbasis agama di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis.
Data diperoleh dengan membaca buku-buku, artikel, jurnal, internet dan sumber lainnya yang
berkaitan dengan tema skripsi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sila ketiga Pancasila
dapat berperan sebagai landasan moral dan etika dalam membentuk sikap toleransi, saling
menghormaati, dan kerjasama antarumat beragama. Sila ketiga, ?Persatuan Indonesia?
memiliki relevansi yang kuat dalam menciptakan kerukunan dan harmoni di tengah
masyarakat yang majemuk. Ujaran kebencian berbasis agama menjadi ancaman serius bagi
kesatuan dan persatuan bangsa, sehingga penting untuk memahami kembali nilai-nilai yang
terkandung dalam sila ketiga Pancasila dan implementasinya dalam mengatasi masalah ini.
Implementasi nilai-nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari terbukti mampu meredam
potensi konflik dan meminimalisir terjadinya ujaran kebencian berbasis agama.
Penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas peran sila ketiga Pancasila masih
menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai
Pancasila di kalangan masyarakat, serta kurangnya penegakan hukum yang tegas terhadap
pelaku ujaran kebencian. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih intensif dalam dunia
pendidikan, yaitu dengan mendalami kembali wawasan kebangsaan, promosi pendidikan
agama yang inklusif dan pancasilais, dan penguatan regulasi terkait ujaran kebencian berbasis
agama. Upaya-upaya lain dalam menangkal ujaran kebencian berbasis agama di Indonesia
adalah dengan melakukan dialog antaragama, pentingnya toleransi, dan sosialisasi kepada
masyarakat.