DETAIL DOCUMENT
Makna Ritus Yegha dalam Kebudayaan Masyarakat Desa Sawu dan Relevansinya bagi Kehidupan Bersama
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
TODA, Salestinus Da Costa
Subject
392 Adat istiadat setempat 
Datestamp
2024-05-22 04:15:59 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk: pertama, menggambarkan secara umum kehidupan masyarakat Desa Sawu, meliputi sejarah, kondisi geografis, kondisi demografis, keadaan sosial kultural, dan sistem kepercayaan. Kedua, menjelaskan Yegha sebagai ritual khas dalam kebudayaan masyarakat Desa Sawu dan maknanya bagi kehidupan masyarakat Desa Sawu. Ketiga, memaparkan relevansi ritus Yegha bagi kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini dilakukan penulis dengan menggunakan metode studi kepustakaan dan penelitian lapangan. Dalam metode studi kepustakaan penulis mengumpulkan, mengkaji, menganalisis, dan meramu bahan-bahan rujukan yang berkenaan dengan tema yang dibahas. Dengan metode penelitian kepustakaan, penulis mengumpulkan ide dan referensi ilmiah untuk menjadi sebuah gagasan dalam menyelesaikan tulisan. Studi kepustakaan bersumber pada buku, artikel, dan internet. Dalam metode penelitan lapangan, penulis menggali informasi secara lebih mendalam mengenai ritus Yegha Melalui wawancara dengan tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat di Desa Sawu. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, kehidupan masyarakat Desa Sawu memiliki latar belakang sejarah yang khas, kondisi sistem sosial, kebudayaan, dan kepercayaan. Kedua, ritus Yegha merupakan tanda persatuan budaya dan hukum adat. Budaya Yegha memiliki batasan dan ketentuan yang mengikat masyarakat. Hal-hal yang mengikat ini bukan bermaksud untuk membatasi tindakan masyarakat, tetapi mengatur kehidupan sosial masyarakat Desa Sawu. Keberadaan ritus Yegha dilatarbelakangi oleh adanya pelanggaran-pelanggaran yang bertolak belakang dengan ketentuan adat yang berlaku dalam masyarakat. Ketiga, ritus Yegha memiliki relevansi bagi kehidupan bermasyarakat sebab di dalamnya terkandung nilai-nilai yang dapat dipetik. Nilai-nilai yang dimaksud mencakup gotong royong, persaudaraan, penghargaan terhadap martabat manusia, persatuan, keharmonisan, dan kesadaran untuk merawat lingkungan. 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO