Abstract :
Penulisan skripsi ini mempunyai beberapa tujuan. Pertama, memperoleh gelar sarjana filsafat pada lembaga pendidikan Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero. Kedua, menjelaskan kisah kebangkitan Lazarus yang tertulis dalam injil Yohanes 11:11-144. Ketiga, mendeskripsikan model kebangkitan iman umat post-Covid-19 berdasarkan inspirasi dari kisah kebangkitan Lazarus.
Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini ialah metode kepustakaan. Pokok utama kajian dalam skripsi ini bertitik tolak dari perikop Yoh. 11:11-44, tentang kisah kebangkitan Lazarus. Kebangkitan Lazarus menjadi landasan penulis untuk membaca kebangkitan iman umat pasca badai Covid-19. Sumber utama dalam penulisan skripsi ini perikop Yoh. 11:11-44, dan ditambah dengan buku-buku, jurnal, kamus, dokumen-dokumen Gereja, dan literatur-literatur lain yang berhubungan erat dengan kondisi iman umat pasca Covid-19.
Berdasarkan hasil studi kepustakaan penulis menunjukkan bahwa kebangkitan Lazarus bisa menjadi model kebangkitan iman umat. Badai Covid-19 menyadarkan umat akan kehadiran dan campur tangan Allah dalam kehidupan mereka. Berbagai cara dan upaya dilakukan umat untuk mendekatkan diri dengan Tuhan selama Covid-19 berlangsung. Hal ini terus berjalan sesudah pandemi Covid-19 karena umat meyakini bahwa Tuhan selalu menyertai perjalanan hidup mereka. Seperti Lazarus yang keluar dari makam, umat beriman dalam kedekatannya dengan Tuhan, akan bisa keluar dari situasi kegelapan dan bangkit menghidupi imannya secara konsisten.