Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
TANGA, Arnoldus Mariatno
Subject
253 Kantor dan pekerjaan pastoral (teologi pastoral)
Datestamp
2024-05-26 23:36:45
Abstract :
Tujuan Penulisan skripsi ini ialah (1) menjelaskan perkembangan media
komunikasi digital, peluang, dan tantangan dalam karya pastoral gereja berbasis
digital, serta urgensitas etika komunikasi di era siber secara khusus bagi para calon
imam, dan biarawan-biarawati. (2) mengajak semua pihak, secara khusus umat
Allah di Keuskupan Maumere untuk menyadari suatu fenomena yang aktual di
zaman ini, yakni perkembangan teknologi Artifisial Inteligen atau AI yang
memiliki pengaruh dan dampak yang begitu besar terhadap eksistensi manusia.
Bagaimana Gereja harus bersikap terhadap media komunikasi ini demi kepentingan
pewartaan Injil. (3) penulis menekankan etika komunikasi di era siber untuk kaum
awam Katolik agar mampu melihat media komunikasi sebagai anugerah Allah.
Berbasiskan tujuan penulisan, maka dalam penelitian ini, penulis
menggunakan metode penelitian kualitatif yang di dalamnya terdapat pengumpulan
data dan pengolahan data seturut kajian pustaka (Library Research). Sumbersumber
data diperoleh melalui literator akademis, laporan penelitian, dan publikasi
lainnya serta mengolah data sesuai dengan tema atau topik yang diteliti. Dari hasil
penelitian ini penulis menemukan bahwa media komunikasi digital tidak hanya
digunakan untuk hal-hal positif, tetapi juga memungkinkan para pengguna
komunikasi digital melakukan hal-hal yang negatif. Penyimpangan dan
penyalahgunaan media komunikasi digital erat kaitannya dengan aspek etika. Oleh
karena itu, dari hasil penelitian tersebut diharapkan: para imam, kaum biarawanbiarawati,
serta awam Kristiani yang membantu karya pastoral di Keuskupan
Maumere dapat menggunakan ruang siber dengan bijaksana bagi karya pastoral di
Keuskupan Maumere.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa era siber menawarkan
banyak peluang tetapi juga tantangan yang harus diwaspadai. Tantangan seperti
pelanggaran etika di era siber menjadi masalah yang harus diperhatikan dengan
serius. Setiap agen pastoral perlu memperhatikan etika sebagai suatu landasan
dalam mengkomunikasikan pesan Injil kepada umat. Pelanggaran etika komunikasi
di era siber dapat mempengaruhi integritas pesan Injili, serta iman dan kepercayaan
umat terhadap agen pastoral yang menjalankan misi untuk mengajarkan kebaikan
dan kebenaran iman. Setiap aktivitas yang dilakukan di dalam ruang siber tentunya
selalu memiliki jejak digital yang sulit untuk dihilangkan. Jejak digital setiap
individu selalu terekam dalam sistem jaringan entah berupa hal-hal positif atau pun
negatif. Dengan demikian, perlu adanya perhatian khusus berkaitan dengan aspek
etika dalam dunia digital.