Abstract :
Karya ilmiah ini bertujuan pertama, menjelaskan urgensi pertobatan ekologis dalam
ensiklik Laudato Si? sebagai suatu seruan inspiratif bagi upaya merevitalisasi kerusakan ekologis
yang terjadi di kawasan hutan konservasi TWA Ruteng. Kedua, menjelaskan nilai ekologi dan
dampaknya bagi makhluk hidup. Ketiga, memenuhi salah satu syarat meraih Gelar Sarjana (S1)
Filsafat pada Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero.
Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode kualitatif. Objek yang
diteliti ialah kerusakan ekologis di hutan konservasi TWA Ruteng. Sumber utama dalam penelitian
ini adalah hasil wawancara dengan narasumber-narasumber tertentu di sekitar kawasan hutan
konservasi TWA Ruteng. Selain itu, terdapat kamus, buku-buku, jurnal-jurnal yang memuat tulisan
tentang ensiklik Laudato Si?. Ada pun sumber sekundernya, yaitu internet, koran dan lain-lain.
Teknik pengelolahan data dalam skripsi ini berupa analisis dari data sumber utama dan sumber
sekunder, setelah itu ditafsirkan tanpa menghilangkan makna aslinya. Langkah yang digunakan
dalam teknis analisis yaitu, pertama, mewawancarai narasumber secara langsung dan membaca
sumber-sumber serta berusaha memahaminya. Kedua, membaca berkali-kali sumber-sumber dan
menginterpretasikannya. Ketiga, mencatat semua hal-hal penting yang sesuai dengan judul tulisan
yang di teliti.
Berdasarkan hasil study kualitatif, dapat disimpulkan bahwa masalah kerusakan ekologis
akibat Illegal Logging di hutan konservasi TWA Ruteng merupakan tindakan yang tidak bermoral
dan menentang keadilan ekologis. Masyarakat di sekitar kawasan hutan konservasi TWA Ruteng
melihat lingkungan sebagai objek untuk pemenuhan kebutuhan sekarang, sedangkan untuk masa
yang akan datang belum sepenuhnya terpikirkan oleh masyarakat setempat. Sebagai akibatnya,
masyarakat di sekitar kawasan TWA Ruteng mengalami dampak buruknya. Ada pun upaya dalam
mengatasi kerusakan ekologis yang terjadi di hutan konservasi TWA Ruteng yakni melakukan
penyuluhan dan sosialisasi tentang ekologi, peran, tugas dan dampaknya dalam terang ensiklik
Laudato Si?. Ensiklik Laudato Si? menyuarakan keadilan ekologi kepada semua umat manusia
khususnya masyarakat di sekitar kawasan TWA Ruteng untuk semakin peduli terhadap pelestarian
hutan demi terwujudnya keseimbangan ekosistem di kawasan hutan konservasi TWA Ruteng.
Posisi keadilan ekologi dalam persoalan ini adalah untuk mengadili alam dan mengedepankan
keseimbangan ekosistem.