Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
JUNIOR, Hugo Liwu
Subject
363 Masalah dan layanan, kesejahteraan sosial lainnya
Datestamp
2024-09-21 15:00:40
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami spiritualitas ekofeminisme, (2) menjelaskan peran ekofeminisme dalam menghadapi tantangan krisis lingkungan hidup, dan (3) mengkaji nilai-nilai serta prinsip yang terkandung dalam spiritualitas ekofeminisme sehingga mampu menghindari segala bentuk krisis lingkungan.
Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan. Penulis menggali berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan tema tulisan iniini dari berbagai buku, artikel, jurnal, dan internet.
Ekofeminisme adalah aliran pemikiran dari gerakan feminisme yang menyoroti hubungan antara penindasan manusia, khususnya perempuan dan alam. Aliran ini muncul sebagai tanggapan terhadap kesadaran akan keterikatan antara dominasi terhadap alam dan dominasi terhadap perempuan dalam kehidupan masyarakat. Aliran ini memandang bahwa perempuan secara kultural dikaitkan dengan alam lingkungan. Ekofeminisme mengkritisi prinsip-prinsip modernisme, termasuk antroposentrisme yang meletakan manusia di puncak hierarki yang mengangkat kepentingan laki-laki di atas kepentingan manusia secara keseluruhan. Dalam konteks ini, ekofeminisme tidak hanya menjelaskan akar subordinasi perempuan, tetapi juga memahami asal-usul kerusakan lingkungan, dengan mempertimbangkan masalah-masalah sosial, budaya, dan struktural yang mencakup dominasi yang kuat dalam hubungan antara kelompok manusia seperti ras, etnis, negara, agama, dan gender.
Berdasarkan hasil penulian karya ilmiah ini disimpulkan bahwa ekofeminisme memiliki peran yang signifikan dalam menghadapi tantangan krisis ekologi. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan perspektif gender dan lingkungan, ekofeminisme menawarkan kerangka kerja yang holistik dan inklusif, untuk memahami serta mengatasi kompleksitas permasalahan lingkungan.