DETAIL DOCUMENT
Peran Guru Agama Katolik dalam Menerapkan Budaya Positif dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Kasus Kekerasan Guru Kepada Peserta Didik di SMPN Nuba Arat
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
ASAN, Arnoldus Yanssen Belada
Subject
153 Proses mental dan kecerdasan 
Datestamp
2024-08-14 23:17:39 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru agama Katolik dalam menerapkan budaya positif dan pengaruhnya terhadap tingkat kasus kekerasan yang dilakukan guru kepada peserta didik di SMPN Nuba Arat. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek kajian dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Katolik. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dimulai dari pengumpulan data,reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Peran guru Agama Katolik belum terlalu maksimal dalam menerapkan budaya positif untuk meminimalisir tindakan kekerasan guru kepada peserta didik di SMPN Nuba Arat. Guru agama Katolik di SMPN Nuba Arat, telah berupaya untuk menerapkan budaya positif di lingkungan sekolah, teatapi masih kurangnya kesadaran guru-guru akan pengaruh negatif dari tindakan kekerasan kepada peserta didik membuat guru agama Katolik harus berupaya Ektra dalam menerapkan budaya positif di lingkungan sekolah SMPN Nuba Arat untuk memberikan pemahanan kepada guru-guru tentang pengaruh jangka panjang dari tindakan kekerasan kepada peserta didik. Guru Pendidikan Agama Katolik pada dasarnya tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta didik Pada saat dikelas, tetapi juga membantu membentuk karakter peserta didik melalui penerapan budaya positif di lingkungan sekolah agar meminimalisir tindakan kekerasan guru kepada peserta didik di SMPN Nuba Arat. 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO