Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
RODJA, Emanuel Rodja
Subject
266 Misi Kristiani, misi Kristen
Datestamp
2024-08-14 23:44:55
Abstract :
Penulisan tesis ini menggunakan dua metode, yakni studi kepustakaan dan
studi lapangan. Pertama, metode kepustakaan. Dalam metode ini wujud dan
sumber data utama yang digunakan oleh penulis adalah teks primer maupun
sekunder dari dokumen SVD, buku, jurnal, artikel dan literatur. Kedua, metode
penelitian lapangan. Dalam metode ini penulis menggunakan tiga instrumen
pengumpulan data yakni observasi partisipatoris, wawancara dan kuesioner.
Observasi partisipatoris digunakan dengan maksud supaya penulis mengalami
secara langsung realit as dalam pembinaan dan pendidikan bagi calon misionaris
SVD di Provinsi Ende
Berdasarkan hasil riset ini ditemukan bahwa;
Pertama , Arnoldus Janssen
merupakan salah satu model tokoh Katolik yang sungguh sungguh menghidupi
spiritualitas interkultural. spiri tualitas Interkultural Arnoldus Janssen
ditunjukkannya melalui pendirian tiga tarekat religius. Kedua spiritualitas
interkultural Arnoldus Janssen memiliki implikasi terhadap calon misionaris SVD.
Implikasi yang dimaksud ialah: 1) memiliki pemahaman yang benar tentang spiritualitas interkultural, 2) tumbuhnya kesadaran akan pentingnya keberagaman, 3) tumbuhnya penghargaan terhadap nilai budaya sendiri dan budaya lain, serta 4) mampu membangun dialog dan interaksi dengan sesama yang bersifat resiprokal.
Semua kecakapan diri yang diangkat oleh penulis ini pada akhirnya menampilkan beberapa pokok penting dari penerapan Spiritualitas interkultural Arnoldus Janssen dalam kehidupan formasi dasar di Provinsi SVD Ende. Pertama, komunitas formasi SVD mempersatukan setiap anggotanya dari berbagai latar belakang yang berbeda. Kedua, spiritualitas interkultural Arnoldus Janssen membuka diri dan hati setiap anggota dalam komunitas formasi untuk saling menjumpai. Ketiga, spiritualitas interkultural Arnoldus Janssen menumbuhkan semangat mendengarkan dan saling berbagi sukacita dalam sharing bersama dalam komunitas formasi. Keempat, spiritualitas interkultural Arnoldus Janssen membangun dialog dan menghimpun keanekaragaman dalam komunitas formasi SVD.