DETAIL DOCUMENT
Menafsir Penghayatan Hidup Komunitas para Frater Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero dari Perspektif Lukisan ‘Perjamuan Terakhir’ Karya Leonardo da Vinci
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
CORREIA, Maximiliano Mesquita da Costa
Subject
268 Pendidikan agama Kristen, pengajaran agama Kristen 
Datestamp
2024-08-14 23:56:17 
Abstract :
Penulisan karya ilmiah bertujuan untuk (1) mendalami dan memahami lukisan ?Perjamuan Terakhir? karya Leonardo da Vinci, dan (2) menafsir serta menjelaskan hidup komunitas para frater Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero dari perspektif lukisan ?Perjamuan Terakhir? karya Leonardo da Vinci. Metode yang dipakai dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif. Objek yang diteliti adalah nilai-nilai estetis dan religius dalam lukisan ?Perjamuan Terakhir? karya Leonardo da Vinci dan penghayatan hidup komunitas para frater Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero. Sumber data utama karya ilmiah ini adalah lukisan ?Perjamuan Terakhir? karya Leonardo da Vinci dan buku berjudul Leonardo da Vinci karya Walter Isaacson. Sumber data sekunder diperoleh melalui beberapa kajian terdahulu tentang hidup komunitas para religius dan lukisan ?Perjamuan Terakhir? karya Leonardo da Vinci. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, wawancara dan kuesioner. Melalui studi kepustakaan, penulis mengkaji kembali beberapa literatur-literatur terdahulu dan beberapa literatur lainnya untuk mendapat pendasaran tentang latar belakang, makna, dan nilai dari lukisan ?Perjamuan Terakhir?. Sedangkan melalui wawancara dan kuesioner serta studi kepustakaan dalam konteks hidup komunitas, penulis mengkaji dan menemukan informasi tentang hidup komunitas para religius secara umum dan realitas penghayatan hidup komunitas para frater Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa lukisan ?Perjamuan Terakhir? karya Leonardo da Vinci mengandung nilai-nilai estetis dan religius yang dapat digunakan untuk menginspirasi dan mengilhami para frater Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero dalam menghayati kesatuan dan persaudaraan religius mereka sebagai murid-murid Yesus yang baik. Nilai-nilai itu adalah; Pertama, melihat dan menyadari Yesus sebagai pusat kehidupan manusia. Kesadaran ini menjadi penting karena menunjukkan inisiatif dari Allah yang datang untuk mempersatukan semua ke dalam persaudaraan sejati. Kedua, ekaristi sebagai jantung kehidupan komunitas. Ekaristi merupakan sebuah ajakan kepada para frater untuk belajar tentang persekutuan yang tumbuh melalui situasi keakraban di sekitar meja Tuhan. Ekaristi mengajarkan kesetaraan dalam Allah, bahwa di hadapan Allah semuanya adalah saudara. Ketiga, persahabatan yang berlandaskan kasih. Kasih menjadi hukum terbesar dan utama serta menjadi wujud kehadiran Allah. Kasih Allah itu mesti membuahkan kembali kasih dalam diri setiap orang yang menerimanya. Ketiga nilai dalam lukisan ?Perjamuan Terakhir? ini memberi arah, dasar dan tujuan dalam penghayatan hidup komunitas para frater sekaligus menegaskan bahwa Sabda Allah dapat hadir melalui segala sesuatu di sekitar hidup manusia dengan cara yang unik. 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO