Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan paroki sebagai usaha dalam membangun Gereja yang mandiri di paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit, dengan berlandaskan Ketentuan Kitab Hukum Kanonik (KHK) tentang pengelolaan harta benda dan implikasinya bagi karya pastoral paroki. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui, sekaligus melihat praktik akuntabilitas pengelolaan keuangan di Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit di Keuskupan Maumere. Akan tetapi lebih dari itu, peneliti hendak mengkaji seberapa besar nilai akuntabilitas atau nilai tanggung jawab yang diterapkan dalam pengelolaan keuangan. Hal ini dilakukan sebab Gereja bertanggungjawab untuk mewujudkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan yang melatarbelakangi konsep transparansi dan akuntabilitas. Saat ini Gereja semakin dituntut untuk mengelola uang dan harta benda miliknya secara kredibel: transparan dan akuntabel berdasarkan prinsip-prinsip dan ketentuan-ketentuan Kitab Hukum Kanonik tentang pengelolaan harta benda.
Pendekatan atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan kuesioner dan wawancara dengan informan kunci dan dilengkapi dengan data administratif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam terhadap pengelola keuangan paroki, pastor paroki, dan dewan keuangan paroki (DKP) yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas sangat penting dalam mengelola keuangan paroki untuk memastikan dana yang dikelola dengan transparan dan bertanggung jawab. Implikasi dari pengelolaan keuangan yang baik di paroki adalah terciptanya dan terwujudnya Gereja yang mandiri dan mampu mendukung karya pastoral paroki secara optimal dengan lebih efektif dan efisien. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengelolaan keuangan paroki dan pembangunan Gereja yang mandiri di paroki-paroki wilayah Keuskupan Maumere