DETAIL DOCUMENT
Makna Tradisi Ya Nana pada Masyarakat Oja dalam Terang Ajaran Surat kepada Orang Ibrani mengenai Konsep Korban Darah Kristus
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
SRIPENGASI, Krisantus My Fantri
Subject
392 Adat istiadat setempat 
Datestamp
2024-10-20 11:08:13 
Abstract :
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk (1) menjelaskan makna tradisi Ya Nana dalam kebudayaan masyarakat Oja, dan (2) mengkaji hubungan antara makna tradisi Ya Nana dengan konsep korban darah Kristus menurut Surat kepada Orang Ibrani. Metode yang dipakai dalam penulisan karya ilmiah ini ialah metode kualitatif. Metode ini kemudian ditunjang oleh dua macam instrumen pengumpulan data yang dipakai penulis, yakni wawancara dan penelitian kepustakaan. Objek penelitian dari karya ilmiah ini ialah makna tradisi Ya Nana dan relasinya dengan konsep korban darah Kristus pada Surat kepada Orang Ibrani. Sumber utama dalam tulisan ini ialah narasumber-narasumber yang memahami makna tradisi Ya Nana dan memiliki keprihatinan khusus terhadap praktik kebudayaan masyarakat Oja. Sementara itu, sumber pendukung yang digunakan penulis ialah sumber-sumber yang sesuai dengan tema yang diangkat penulis, baik yang berupa kamus, ensiklopedia, dokumen, buku-buku, artikel dalam jurnal, dan sebagainya. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan beberapa hal berikut. Pertama, tradisi Ya Nana adalah ritual pengorbanan hewan yang penting bagi masyarakat Oja, di mana ia bertujuan memulihkan hubungan antara yang hidup dan yang mati, khususnya dengan roh leluhur, serta memohon perlindungan dan berkat. Kedua, dalam kaitan dengan konsep korban darah Kristus menurut Surat kepada Orang Ibrani, terdapat kemiripan antara keduanya. Kemiripan tersebut tampak dalam peran sebagai sarana keselamatan dan perdamaian dengan Allah. Namun, terdapat perbedaan signifikan dari keduanya. Korban darah Kristus bersifat kekal dan universal, sementara korban dalam tradisi Ya Nana bersifat temporal dan terbatas pada masyarakat Oja saja. Ketiga, bertolak dari persamaan dan perbedaan keduanya, penulis menganjurkan perlu adanya upaya pastoral untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat Oja tentang makna korban darah Kristus. 
Institution Info

INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO