Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan dan mendalami Keterlibatan Sosial
Gereja Katolik dalam usaha Pengentasan Kemiskinan Di Flores (2) Menjelaskan Keterlibatan
Sosial Gereja yang didasarkan pada Ajaran Sosial Gereja (3) Menjelaskan peran profetis Gereja
Katolik dalam usaha membebaskan masyarakat dari situasi kemiskinan.
Kemiskinan adalah sebuah situasi yang riil terjadi dalam kehidupan masyarakat lebih
khususnya di Flores. Situasi kemiskinan yang terjadi tersebut menuntut sebuah semangat baru
untuk misi pembebasan masyarakat dari kemiskinan dengan adanya Keterlibatan Sosial Gereja.
Gereja Katolik telah lama berada di Indonesia lebih khusus di Flores. Dalam menyikapi setiap
fenomena kemiskinan yang terjadi, Gereja tidak pernah tinggal diam, melainkan selalu aktif
secara praksis dengan persoalan yang terjadi. Sebab Gereja ada dan berkembang di tengah
realitas kehidupan masyarakat dan segala persoalan sosial yang terjadi di dalam merupakan
bagian dari tanggung jawab sosial Gereja. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis berusaha
menganalisis dan mendalami Keterlibatan Sosial Gereja dalam pengentasan kemiskinan di
Flores. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan, bahwa Keterlibatan Sosial Gereja dalam
memperjuangkan pengentasan kemiskinan di Flores terdapat beberapa poin yang penting untuk
diperjuangkan. (I) Gereja Katolik menjadi motor penggerak utama dalam usaha membebaskan
masyarakat dari situasi kemiskinan. Karya-karya yang dilakukan oleh Gereja meliputi beberapa
bidang kehidupan yang ada di tengah masyarakat seperti: pendidikan, politik, perdagangan
manusia, ekologi dan koperasi. (II) Dalam memperjuangkan pengentasan kemiskinan, Gereja
Katolik selalu mendasarkan gerakannya pada Ajaran Sosial Gereja. (III) Dalam usaha
memperjuangkan kemiskinan yang terjadi Gereja juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga
lainnya dan kaum awam yang memiliki perhatian yang serius dalam usaha pengentasan
kemiskinan yang terjadi.